Upayakan Pengurangan Sampah dari Sumbernya, Kecamatan Dumbo Raya Serahkan Komposter kepada Warga Leato Utara
DUMBO RAYA – Kota Gorontalo, Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya terus berkomitmen dalam menangani permasalahan lingkungan secara serius. Langkah nyata ini dibuktikan melalui kegiatan penyerahan bantuan alat komposter kepada warga masyarakat Kelurahan Leato Utara pada Ahad, 19 Juli 2026 pukul 20.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Leato Utara ini turut dihadiri oleh Lurah Leato Utara serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam sambutannya, Camat Dumbo Raya, Heriyanto M. Abas, menegaskan bahwa pembagian komposter ini merupakan bagian dari strategi utama pemerintah kecamatan untuk menekan volume sampah secara signifikan. "Upaya pengurangan ini adalah strategi yang dilakukan pemerintah kecamatan untuk benar-benar menseriusi upaya pengurangan sampah langsung dari sumbernya," ujar Heriyanto. Melalui alat ini, sampah organik rumah tangga dapat diolah secara mandiri oleh warga menjadi pupuk yang bermanfaat.
Heriyanto M. Abas juga memberikan imbauan tegas terkait kesadaran lingkungan. Beliau meminta seluruh warga untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dapat memicu bencana alam dan merusak ekosistem. Masyarakat diingatkan untuk tidak membuang sampah di saluran air maupun sungai karena berpotensi kuat memicu banjir dan mencemari lingkungan. Secara khusus, Camat juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian laut dari ancaman pencemaran sampah plastik.
Strategi taktis pemerintah kecamatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Ibu Anita, seorang local hero yang merelakan rumahnya dijadikan Pusat Komposter di Kelurahan Leato Utara, menyatakan dukungannya secara penuh.
"Kami sangat menyambut baik strategi dari Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya ini. Kehadiran komposter ini sangat membantu kami di tingkat rumah tangga untuk mulai memilah dan mengolah sampah secara mandiri. Dengan menjadikan rumah saya sebagai pusat komposter, saya berharap bisa mengajak lebih banyak tetangga dan warga sekitar untuk lebih peduli lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan," ungkap Ibu Anita.
Program kolaboratif yang melibatkan aparat kecamatan, kelurahan, masyarakat, dan unsur akademisi dari mahasiswa KKN Universitas Negeri Gorontalo ini diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku yang positif. Dengan adanya pengelolaan sampah mandiri berbasis komposter, Kelurahan Leato Utara diharapkan dapat menjadi pelopor wilayah yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir.